Jumat, 25 September 2015

PELOPOR PEMBANGUNAN DAERAH

By Adi Angga Sukmana, Penerima Beasiswa Beastudi Indonesia.


Saya rasa ini akan menjadi cerita pengalaman yang sangat berharga bagi saya, yaitu saya diberi kesempatan oleh Divisi Pendidikan Dompet Dhuafa untuk bisa magang secara professional di sebuah BMT di tempat saya lahir dan tinggal sejak kecil. Sebenarnya kenapa saya ditempatkan di BMT Binamas Purworejo adalah karena rekomendasi saya pribadi yang dalam rencana Skripsi saya ingin menganalisis kesehatan BMT Binamas. Walaupun satu kabupaten dengan rumah saya yaitu di kabupaten Purworejo, tetapi jarak nya lumayan jauh karena rumah saya cukup jauh ke plosok sedangkan kantor pusat BMT Binamas di kota.
Rencana hari pertama saya magang yaitu hari senin (28 Juli 2015), yang dihari sebelumnya kebetulan saya ada pembinaan penulisan di Kantor Dompet Dhuafa Jampang (Bogor) yang harus saya hadiri sebagai peneriman manfaat beasiswa SDM Ekspad DD-SEBI. Kemudian setelah penulisan, minggu sore dihari yang sama saya langsung berangkat naik bus ke Purworejo.
Sesuai dengan prediksi sampai di Purworejo pagi dini hari pukul 05.00 WIB. Setelah beristirahat sejenak dirumah saya langsung pergi ke Kantor Pusat BMT Binamas untuk bertemu dengan Pak Sugeng Subyantomo sebagai Manager Operasional yang sekaligus sebagai mentor saya dalam dua bulan kedepan, untuk pengarahan dan penyepakatan magang saya selama dua bulan kedepan. Dalam kesepakatan akad magang tersebut saya ditempatkan di BMT Binamas cabang Kutoarjo, dan saya rasa tidak masalah karena dari kantor yang dimiliki BMT Binamas Kantor Cabang kutoarjo lah yang paling besar, baru dan lebih dekat dari rumah.
Pada awal penempatan magang saya diberi kesempatan untuk bergabung di Lembaga Amil Zakat Binamas, yang kebetulan hari-hari awal Ramadhan dan awal Tahun Ajaran Baru sehingga ada beberapa program khusus yang hanya di bulan Ramadhan dan program-program lainnya. Dalam Tim LAZ Binamas ada Pak Awang Prabowo sebagai Manager Baitul Maal, Mbak Hari Kurniasari sebagai Admin, dan Mas Widaryanto di bagian Marketing. Memang hanya 3 orang tetapi memiliki peran yang sangat sentral, karena memiliki program-program yang cukup banyak apalagi di bulan Ramadhan dan penghimpunan yang saya bilang sangat banyak apalagi hanya 3 pengelola.
Dan penempatan saya disini semoga dapat memberi kontribusi dan kebermanfaatan, yang kebetulan dalam fokus beasiswa yang saya ambil yaitu kepakaran lembaga keuangan mikro syariah, dan dalam bangku kuliah pun juga dipelajari beberapa ilmu terapan seperti akuntansi zakat, akuntansi perbankan syariah, lembaga keuangan bank dan non-bank. Sehingga harapan dari kampus dan pemberi beasiswa untuk berkontribusi langsung untuk memajukan daerah sudah seharusnya bisa saya buktikan disisni dengan bekal-bekal yang saya peroleh, baik dari perkuliahan maupun pembinaan-pembinaan beasiswa yang rutin saya ikuti setiap bulannya.
Beberapa program yang ditangani oleh LAZ Binamas yaitu Mengelola Paket 1.000 Sembako untuk Kaum Dhuafa bulan Ramadhan. Program ini yaitu menawarkan ke beberapa nasabah BMT Binamas dan para Muzaki untuk ikut bergabung pada program ini dan berkontribusi secara materi, satu paket sembako seharga Rp60.000,- yang selanjutnya program ini dijadikan program KJKS BMT Binamas sehingga seluruh karyawan yang berjumlah 96 orang berkewajiban mengajak beberapa orang, yang jumlah orang yang di ajak disesuaikan dengan jabatan, semakin tinggi jabatanya berarti semakin banyak pula jumlah orang yang harus ditawarkan Paket 1.000 Sembako untuk Kaum Dhuafa bulan Ramadhan ini.
Paket ini rencananya akan dibagikan ke 1.000 dhuafa yang dibagi di 5 wilayah di Kab Purworejo yang kekurangan dan pembagiannya masing-masing 200 paket sembako. Dan atas pertolongan Allah program ini terlaksana dengan baik dan tepat waktu, yaitu 5 hari sebelum Idul Fitri 1.000 paket sembako tersebut harus sudah terdistribusikan, bahkan melebihi target yaitu mendapat 1.200 paket sembako. Ini tidak lain karena animo masyarakat Purworejo yang masing memakai adat gotong royong.
Program lainnya yang juga bertepatan dengan awal masuk ajaran baru yaitu Beasiswa Muslim Berprestasi untuk siswa-siswi SMP dan SMA yang memiliki keaktifan kerohanian dan memiliki nilai/prestasi yang baik tetapi kurang dalam ekonomi keluarga. Program ini adalah program tahunan LAZ Binamas yaitu melepas siswa-siswi yang sudah lulus dari SMA dan anak didik yang tidak mematuhi kewajiban para penerima beasiswa. Dan kemudian merekrut calon penerima manfaat beasiswa yang baru, para calon penerima boleh siapa saja asal masuk dalam kriteria dan tidak harus dari kelas tujuh.
Langkah awalnya yaitu LAZ Binamas mengirim surat ke seluruh SMP dan SMA sederajat di Kab Purworejo, surat yang berisi pemberitahuan program Beasiswa Muslim Berprestasi dan meminta pihak sekolah untuk memberikan rekomendasi anak didiknya yang dirasa berhak mendapatkan beasiswa dan berkesempatan mengikuti tes seleksi beasiswa. Tahap seleksi terdiri dari seleksi berkas, seleksi tes tulis, wawancara, dan survey lapangan.
Setelah pihak sekolah menetapkan para calon penerima beasiswa kemudian anak didik tersebut masuk ke tahap seleksi pertama yaitu seleksi berkas, mereka diperintahkan untuk melengkapi berkas-berkas yang sudah ditetapkan dan mengumpulkan berkas tersebut langsung di kantor LAZ Binamas yang sekaligus dihari tersebut diadakan Tes Tulis dan Wawancara bersama wali murid.
Kemudian ditahap akhir ada survey lapangan ke tempat tinggal masing-masing calon penerima beasiswa, ada banyak kisah menarik disini yang kebetulan saya dan Mas Widaryanto yang diberi mandat untuk melaksanakan tugas ini. Tetapi secara umum beberapa rumah-rumah nya masih berlantai tanah dan orang tua nya kerja serabutan, adapun beberapa yatim dan piatu.
Setelah mendapatkan nilai dari empat seleksi tersebut kemudian nilai diakumulasi dan selanjutnya diberi ranking. Empat puluh besar (40 orang) akan berkesempatan mendapatkan Beasiswa Muslim Berprestasi tersebut dengan mendapatkan hak dan kewajiban yang akan dijelaskan ketika Launching Beasiswa Muslim Berprestasi tahun ajaran 2015/2016 yang akan diserah trimakan langsung secara simbolis oleh Manager Pusat BMT Binamas Bapak Karsiwi Tri Setyantoro. Beberapa hak dan kewajiban yang didapat yaitu mendapatkan uang bulanan dan diwajibkan mengikuti program Mabit Beasiswa ditiap bulannya.
Program lain yang saya juga ikut terlibat yaitu program Wakaf Ambulan Untuk Ummat. Sebenarnya BMT Binamas sudah memiliki satu Ambulan Ummat, tetapi dikarenakan permintaan masyarakat akan ambulan cukup tinggi dan sering tabrakan jadwal sehingga LAZ Binamas mengadakan program Wakaf Ambulan Untuk Ummat, program ini hampir sama dengan Program Paket 1.000 Sembako untuk Kaum Dhuafa yaitu menawarkan ke beberapa nasabah BMT Binamas dan para Muzaki untuk ikut bergabung pada program program Wakaf Ambulan Untuk Ummat ini dan berkontribusi secara materi.
Para karyawan berkewajiban mengajak beberapa orang yang jumlah orang yang di ajak disesuaikan dengan jabatan, semakin tinggi jabatanya berarti semakin banyak pula jumlah orang yang harus ditawarkan untuk bergabung atau berwakaf. Program ini berlanjut sampai bulan Oktober, sehingga saya tidak bisa mengikuti program ini sampai akhir. Tetapi semoga cita-cita baik ini bisa terlaksana dengan lancar dan selalu diberkahi. Aamiin.
Selanjutnya yaitu program yang sering dilakukan dan menjadi program utama LAZ di seluruh Indonesia, yaitu menghimpun dan menyalurkan dana zakat, infak, shodaqoh, dan wakaf. Hampir sama dengan Lembaga Amil Zakat yang lain, adapun beberapa programnya yaitu para muzaki bisa datang langsung ke cabang BMT Binamas yang saat ini sudah memiliki sepuluh cabang tersebar di Kab Purworejo, bisa juga jemput zakat, bisa meminta dipotong langsung dari tabungan di BMT Binamas, dan ada juga menempatkan kotak-kotak infak ditempat-tempat strategis seperti di toko atau warung makan yang ramai. Untuk penyalurannya sendiri ada yang sudah dijelaskan diawal yaitu untuk beasiswa dan kegiatan-kegiatan sosial lainnya.
Kurang lebih  delapan minggu magang di KJKS BMT Binamas, saya merasa sudah nyaman karena mungkin penempatannya diwilayah sendiri dan saya pun mengakui bahwa masih kurang kontribusi saya sebagai penerima manfaat beasiswa Ekonomi Syariah Pelopor Pembangunan Daerah (EKSPAD) SEBI-Dompet Dhuafa. Semoga dikesempatan lain saya dan kita semua dapat berkontribusi lebih untuk menjadi pelopor pembangunan daerah kita masing-masing. Trimakasih.

0 komentar:

Posting Komentar